Nurturing natural talents

-->

Cara Membantu Anak Berteman di Kelompok Bermain/Playgroup

      Bagi kita, mungkin menjalin hubungan pertemanan itu cukup mudah. Namun ingatkah Anda tentang proses yang Anda jalani di masa lalu sehingga Anda bisa punya kemampuan menjalin hubungan pertemanan dengan cukup mudah? Semua membutuhkan waktu dan latihan bukan? Jika kita bahasakan secara konseptual, Anda telah mengasah kemampuan sosial Anda, yang mencakup kemampuan berbahasa, pengendalian diri, dan pengelolaan informasi. Anak Anda tentu akan menghadapi proses pengembangan kemampuan sosialnya. Dalam tulisan ini kitia akan membahas tentang pengembangan kemampuan sosial anak di Playgroup.

       Sekarang coba kita berempati tentang kondisi ruang kelas yang digunakan anak. Tentu setiap anak yang berada di situ mempunyai pengalaman pengasuhan yang berbeda-beda. Pasti juga terdapat banyak orang tua yang duduk di belakang menunggui anaknya sambil ngerumpi dengan sesama orang tua, dan sementara itu guru memandu anak untuk menjalani permainan.

    Nah, sekarang bagaimana jika anak Anda harus bergantian memainkan satu jenis permainan agar anak lainnya mendapat giliran. Namun anak Anda malah menangis tidak mau bergantian, atau malah memukul temannya. Apa yang dapat Anda lakukan? Maka Anda bisa mengingatkan sang buah hati untuk bersikap baik pada temannya. Bahwa memukul atau menangis bukan merupakan sikap yang baik. Ajak dia menuju area bermain lainnya, berikan pilihan terbatas pada permainan yang dapat dimainkannya.

      Berikutnya, saat makan malam atau momen tenang lainnya, ajak anak Anda untuk membicarakan tentang temannya yang terlibat pertengkaran kecil dengannya tadi di kelas. Mungkin Anda akan terkejut karena anak Anda banyak tahu tentang anaknya tadi. Saat anak menyebut beberapa kesamaan minat dan kemampuan dengan temannya, berkomentarlah tentang hal itu. Katakan “Adek dan si B kan suka main bersama, suka bercanda sama-sama. Kasihan dong dia kan sakit kalau adek pukul. Adek nggak mau kan kalau dipukul?”

  Dengan cara seperti itu, Anda membantu Anak untuk memberi makna dari hal-hal yang dialaminya, serta mengembangkan kemampuan sosialnya.

Leave a Reply